You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Dadapan
Dadapan

Kec. Sedan, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

SELAMAT DATANG DI JENDELA INFORMASI DESA DADAPAN KECAMATAN SEDAN .

Ubah Limbah, Jadi Berkah: Edukasi Eco Enzyme di Desa Dadapan

Basyar 11 Agustus 2025 Dibaca 373 Kali
Ubah Limbah, Jadi Berkah: Edukasi Eco Enzyme di Desa Dadapan

Pada hari Sabtu tanggal 9 Agustus 2025. KKN ASASHANKARA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses melaksanakan “Sosialisasi Pembuatan Dan Pembuangan Eco Enzyme Bersama Badan Dewan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan” di tempat lumbung balai Desa Dadapan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

Sosialisasi ini dilaksanakan bukan hanya sekedar edukasi melainkan aksi nyata mulai dari pengolahan, penguraian, hingga pembuangan Eco Enzyme pada aliran/irigasi air Desa Dadapan. Dan perlu ketahui bahwa Eco Enzyme adalah cairan alami serba guna, yang merupakan hasil fermentasi dari gula merah sebanyak 1kg, sisa kulit buah/potongan sayuran yang masih segar 3kg, dan air sebanyak 10 liter. Proses pembuatan Eco Enzyme sudah selesai dan dapat digunakan setelah minimal 3 bulan dan maksimal 6 bulan dalam keadaan kualitas terbaik. Dan perlu dicatat bagi sisa buah dan sayuran yang telah di masak & busuk, berulat dan berjamur sudah tidak dapat digunakan dalam proses pembuatan Eco-Enzyme.

Eco Enzyme memiliki banyak manfaat seperti mengurangi sampah organik rumah tangga, sebagai pembersih alami pengganti bahan kimia, menjernihkan air, menghilangkan bau saluran air, menyaring udara, menyuburkan tanah, bermanfaat bagi kesehatan dan perawatan kulit, bisa digunakan sebagai pupuk dan pestisida organik, mengurangi limbah plastik dari kemasan produk rumah tangga dan lain sebagainya. Dari beberapa pemanfaatan tersebut, semuanya bergantung kebutuhan dan penggunaan Eco Enzyme tersebut.

Kegiatan ini berangkat dari situasi dan kondisi permasalahan yang harus hadapi bersama di lingkungan Desa Dadapan adalah kualitas air saluran irigasi menurun, akibat limbah organik dan anorganik yang masih belum teratasi. Hal ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempengaruhi produktivitas pertanian serta kesuburan tanah.

Melihat kondisi tersebut, kami sebagai Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berupaya langsung mencari solusi yang ramah lingkungan, murah, dan berkelanjutan. Salah satunya melaksanakan bersih-bersih pada saluran irigasi air, ternyata banyak kami temukan seperti sampah plastik yang membuat saluran irigasi tersumbat, tidak mengalir dengan lancar. Dan berinisiasi untuk melaksanakan sosialisasi kepada warga Desa Dadapan tentang Eco Enzyme yaitu cairan hasil fermentasi limbah dapur organik yang memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu mengurai limbah, mengurangi bau, dan memperbaiki kualitas air. Ungkap Nihayatus Sa’adah – Koordinator KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ucapan terimakasih kepada seluruh para mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta atas inisiator dan pelopor melaksanakan sosialisasi pembuatan dan penggunaan Eco Enzyme. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tauladan bagi masyarakat warga Desa Dadapan. Kami semua para jajaran perangkat desa dan kepala dinas pertanian dan pangan, sangat mendukung penuh dalam kegiatan sosialisasi pembuatan dan pengaplikasian Eco Enzyme, berasal dari bahan yang tidak bermanfaat menjadi manfaat. Dan saya berharap kepada dinas pertanian, ada perkembangan tindak lanjut untuk kedepannya, karena Eco Enzyme merupakan bakteri yang menguntungkan melalui proses fermentasi dan memiliki banyak manfaat seperti lingkungan bersih, irigasi lancar dan panen melimpah. Ujar Sambutan Bapak Zuber – Kepala Desa Dadapan.

Pembuatan Eco Enzyme ini sangat membantu khsususnya pada pertanian. Cara membuat Eco Enzyme tentu tidak mudah, membutuhkan waktu minimal selama tiga bulan. Dan perlu ketahui, bahwa pertanian ini sangat penting dalam kehidupan namun oleh anak-anak muda sekarang terkadang disepelekan. Hal ini semua dikarenakan kurangnya kesadaran, bahwa manusia setiap harinya selalu membutuhkan pangan sebagai kebutuhan dan kelangsungan hidup yang bersumber dari pertanian. Ucapan terimakasih undangannya kepada mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Saya juga mengapresiasi sebesar-besarnya atas gerakan dan edukasi Eco Enzyme dan ini sebagai bentuk rasa peduli lingkungan, khsususnya pada pertanian. Ungkap Daerobi, Sp. - Badan Dewan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Pewarta: Moh. Alfarizi Putra – Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kabar Rembang